Kamis, 19 April 2012

Earth Day 22 April 2012

Pada tanggal 22 April ini, seluruh warga dunia memperingati Hari Bumi yang menandai hari jadi lahirnya sebuah perubahan pergerakan kepedulian terhadap lingkungan di tahun 1970-an. Hari Bumi lahir diprakarsai oleh seorang senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson. Saat itu ia melakukan protes secara nasional terhadap kalangan politik terkait permasalahan lingkungan.
Sumber gambar : result-mania.blogspot.com
Tanggal 22 April 1970, sekitar 20 juta warga Amerika melakukan unjuk rasa dengan turun ke jalanan dan memenuhi sejumlah taman serta auditorium untuk mengkampanyekan kesehatan dan keberlangsungan lingkungan. Kelompok-kelompok yang sudah sejak lama menentang adanya tumpahan minyak di laut, pabrik-pabrik dan pembangkit listrik penyebab polusi, buruknya saluran pembuangan, pembuangan bahan-bahan berbahaya, pestisida, jalan raya, hilangnya hutan belantara, serta semakin punahnya kehidupan liar menyadari adanya kebersamaan atas perjuangan mereka dari masyarakat.

Fenomena transit venus 6 Juni 2012

Fenomena langit langka akan terjadi pada pertengahan tahun ini, tepatnya 6 Juni 2012. Venus akan singgah di muka Matahari yang dalam astronomi dikenal sebagai transit Venus.
Venus Transit seen by NASA's
Saat transit Venus terjadi, Bumi, Venus, dan Matahari ada dalam posisi segaris. Venus berada di antara Bumi dan Matahari. Posisi tersebut mirip seperti saat gerhana Bulan, yaitu saat Bulan, Bumi, dan Matahari ada dalam posisi segaris. Perbedaannya, saat transit Venus, piringan Venus tidak cukup besar untuk bisa menutupi piringan Matahari yang lebih besar.

Selasa, 17 April 2012

Kajian Geografis Surakarta dan sekitarnya

Surakarta terletak di dataran rendah pada ketinggian ±95 m dpl, dengan luas 44,1 km2 (0,14 % dari luas Jawa Tengah). Surakarta berada sekitar 65 km timurlaut Yogyakarta dan 100 km tenggara Semarang, di antara Gunung Merapi (tinggi 3115 m) di bagian barat, dan Gunung Lawu (tinggi 2806 m) di bagian timur. Agak jauh di selatan terbentang Pegunungan Sewu. Tanah di sekitar kota ini subur karena dilalui oleh Bengawan Solo, sungai terpanjang di Jawa, dengan beberapa anak sungainya.
Peta Wilayah karesidenan Surakarta
Karesidenan Surakarta diresmikan pada tanggal 16 Juni 1946, yang meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Sragen, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Wonogiri.

Senin, 16 April 2012

Rekomendasi Kebijakan Upaya Mitigasi Bencana

Kebijakan Jangka Menengah
Kerangka kebijakan dan peraturan
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, seluruh daerah harus menyusun Rencana Aksi Daerah Penanggulangan Risiko Bencana (RAD-PRB) yang sensitif terhadap kondisi kebencanaan di daerah masing-masing.  RAD-PRB tersebut sekaligus merupakan dokumen perencanaan yang komplemen terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).  
Kewenangan Otonomi Daerah
Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra SKPD) perlu mengarus-utamakan upaya penanggulangan risiko bencana sebagai salah satu  prioritas, seperti halnya telah  menjadi prioritas nasional yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP).

Sesar Naik Belakang Busur (Back Arc Thrust) Daerah Bali

Aktivitas gempabumi dangkal di Daerah Bali hasil catatan jejaring seismik regional Bali selama periode 1991 hingga 1999, menunjukkan adanya beberapa klaster aktivitas seismik dangkal. Pola sebaran hiposenter menunjukkan adanya kecenderungan makin ke arah selatan hiposenternya makin dalam. Seluruh gempabumi yang terjadi ternyata memiliki tipe penyesaran naik.
Peta seismisitas lokal Daerah Bali periode
1991-1999
Berdasarkan data strike diketahui sebagian besar bidang sesarnya paralel dengan busur kepulauan yaitu berarah Timur-Barat. Hasil penelitian ini semakin mengokohkan pendapat bahwa telah terbentuk sebuah struktur sesar naik di balakang busur kepulauan (Bali back arc thrust), sehingga cekungan Bali adalah suatu keadaan yang menurun secara relatif sebagai akibat adanya sesar naik belakang busur.

Sabtu, 14 April 2012

Punah...??, Entahlah Pada Siapa lagi kita mengadu...

Luas hutan alam asli Indonesia menyusut dengan kecepatan yang sangat mengkhawatirkan. Indonesia memiliki 10% hutan tropis dunia yang masih tersisa. Hutan Indonesia memiliki 12% dari jumlah spesies binatang menyusui/mamalia, pemilik 16% spesies binatang reptil dan ampibi, 1.519 spesies burung dan 25% dari spesies ikan dunia. Sebagian diantaranya adalah endemik atau hanya dapat ditemui di daerah tersebut.
Merambah dan terus merambah
Pada abad ke-16 sampai pertengahan abad ke-18, hutan alam di Jawa diperkirakan masih sekitar 9 juta hektar. Pada akhir tahun 1980-an, tutupan hutan alam di Jawa hanya tinggal 0,97 juta hektar atau 7 persen dari luas total Pulau Jawa. Saat ini, penutupan lahan di pulau Jawa oleh pohon tinggal 4 %. Pulau Jawa sejak tahun 1995 telah mengalami defisit air sebanyak 32,3 miliar meter kubik setiap tahunnya.

Jumat, 13 April 2012

Waspadai Gunung Ijen yang menggeliat

Kawah Ijen adalah sebuah danau kawah yang bersifat asam yang berada di puncak Gunung Ijen, Jawa Timur, memiliki tinggi 2368 meter di atas permukaan laut dengan kedalaman danau 200 meter dan luas kawah mencapai 5466 Hektar. Kawah Ijen berada dalam wilayah Cagar Alam Taman Wisata Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Kompleks Ijen adalah sebuah ekspresi pusat aktivitas vulkanik di timur pulau Jawa, merupakan sebuah kaldera yang sangat besar dengan sejumlah bangunan-bangunan vulkanik, yang paling aktif diantaranya dikenal dengan nama Gunung  Ijen dan Gunung  Raung.
Pesona Keanggunan Gunung Ijen
Kawah Ijen (Ijen crater) merupakan sebuah danau terbesar di dunia dengan derajat keasaman yang sangat tinggi (pH <0,5) terisi oleh air yang telah mengalami mineralisasi volkanik. Terdapat sebuah solfatara permanen di tepi danau, yang terus-menerus menghasilkan belerang murni. Sesekali juga terjadi ledakan akibat adanya kegiatan freatik, yang terjadi ditengah danau. Aktifitas freaktik ditengarai sebagai indikasi ancaman utama dan telah terjadi beberapa kali.